Pengalaman Steril 3 Kucing Jantan Sekaligus
Biaya steril kucing di Jakarta bervariasi, dari yang gratis sampai yang berbayar ratusan ribu. Untuk yang ingin mensteril kucing jantan gratis, bisa pergi ke Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) yang ada di daerah Ragunan (ig: @pusyankeswannak.jakarta). Di puskeswan, setiap pemegang KTP DKI Jakarta mendapatkan kuota 2 kucing jantan domestik, kalau steril kucing betina berbayar.
Sayangnya, pada waktu aku mau steril kucing-kucingku bertepatan saat bulan Ramadan dan puskeswan tidak membuka fasilitas sterilisasi selama bulan Ramadan. Sehingga aku coba cari-cari klinik hewan yang menyediakan kegiatan steril kucing, yang pastinya dengan biaya terjangkau. Aku coba cari di instagram dengan hashtag #sterilkucingsubsidi atau #sterilkucinggratis. Dapatlah beberapa akun instagram yang membuka jasa steril dan aku langsung kontak admin untuk bertanya soal biaya. Rata-rata mereka mematok harga Rp. 250.000 untuk kucing jantan domestik, bahkan ada yang sampai Rp. 350.000. Hingga akhirnya aku menemukan satu klinik (ig: @yayasan_ypli) yang cukup terkenal dan memiliki banyak cabang di Jakarta dengan biaya steril jantan segala ras Rp. 150.000 (discount menjadi Rp. 120.000 khusus bulan April 2022). Tanpa pikir panjang langsung aku book untuk tanggal 29 April saat aku pulang kampung untuk merayakan lebaran di Jakarta (dari Bali). Total biaya yang aku keluarkan Rp. 360.000 untuk 3 ekor kucing jantan di transfer ke rekening YPLIi. Fyi, biaya steril kucing betina segala ras Rp. 250.000.
Untuk steril kucing di YPLI (Yayasan Peduli Lingkungan Indonesia) terdapat kuota setiap harinya, maka dari itu disarankan untuk chat admin terlebih dahulu untuk booking slot steril, karena mereka juga tidak menerima steril on the spot. H-1 tanggal steril, aku dapat chat dari admin tentang apa saja yang harus dilakukan pra-steril, yaitu kucing harus puasa makan sekitar 8-12 jam (kucingku terakhir makan jam 22.00) tapi boleh minum. Kucing-kucing bisa diantar pada H-1 steril atau hari-H pagi hari (7.30 - 9.00). Satu kucing harus ditempatkan di satu tempat (kandang/keranjang/pet cargo) dengan ditulis keterangan tanggal steril, nama pemilik, nomor hp, nama kucing, jenis kelamin kucing. Umur kucingku saat steril itu sudah 1 tahun 2 bulan, dan setau aku umur minimal kucing jantan untuk steril yaitu 7-8 bulan keatas.
Hari-H aku sendiri yang antar 3 kucingku ke pondok steril YPLI Ciracas, nyetir sendiri. Keren ya. Haha. Aku sampai pukul 8.00, mengisi daftar hadir dan surat keterangan, lalu pulang. Waktu di tinggal, mereka ngeong-ngeong terutama Axel. Mungkin ga biasa pergi ket tempat asing. Secepet itu nge-drop mereka doang. Mereka di rawat inap 1 malam (gratis). Rawat inap ini fleksibel apakah mau dipakai oleh pemilik kucing atau mereka mau langsung bawa kucing pulang kerumah setelah steril. Aku memilih untuk pakai rawat inap, toh gratis juga. Mereka bisa dijemput esok hari dari pukul 7.00 hingga 18.00. Saat H+1 aku juga di chat update video mereka pasca steril, mereka masing-masing dikasih 1 mangkuk dry food dan minum di dalam kandang. Aku jemput mereka siang sekitar pukul 14.00. Ternyata mereka udah sadar dan ga keliatan lemes. Udah pasti kuping kanan masing-masing di ear-tip. Aku tanya perawatan apa yang harus dilakukan pasca steril: harus di kandang sekitar 3-7 hari dan jangan buang air di pasir, berikan underpad di kandang atau alas koran. Bisa ditambah kain atau handuk juga supaya ga sakit kena besi kandang. Kalau untuk pakai collar, itu opsional. Kata admin klinik, kucing jantan tidak perlu pakai collar. Tapi karena aku parno dan takut luka jahitan mereka jilat-jilat akhirnya terpaksa beli collar yang cukup mengocek biaya juga. Collar ukuran kucing dewasa di petshop seharga Rp. 40.000, jadi kalau beli 3 harganya Rp. 120.000. Dan ternyata mereka ga pake collar juga karena ga betahan :”)
Aku kandangin mereka selama 1 minggu pasca operasi. Kadang aku keluarin mereka 1x sehari supaya ga pegel dan bisa renggangin kaki-tangan. Untuk soal makan, mereka bertiga ga ada masalah. Mereka makan dengan normal, tapi aku lebih manjain mereka dengan kasih wet+dry food dicampur. Supaya mereka ga bete-bete banget selain diem aja di kandang. Awal-awal aku agak khawatir, apa mereka buang air akan lancar. Ternyata H+1 mereka bisa buang air kecil lancar dan H+2 - H+3 mereka bisa buang air besar. Sayanganya ada salah satu kucing ku yang sulung tetep aja spraying walaupun udah di sunat :”) mungkin perlahan-lahan dia akan berhenti spraying kali ya, ga langsung berhenti gitu aja. Kalau untuk urusan berantem, mereka juga kadang-kadang masih berantem kok walau udah di steril. Kalau mengenai birahi, karena mereka bertiga belum pernah kawin jadi aku ga tau apa tingkat birahi nya menurun atau sama aja.
Manfaat steril kucing jantan (sumber:halodoc & pkdpprosteril):
Menurunkan risiko kanker testis dan masalah prostat
Menurunkan risiko penyakit leukimia kucing atau FIV
Mengurangi kebiasaan spraying
Mengirangi keinginan berkeliaran/kabur dari rumah saat birahi
Menghindari luka akibat berkelahi saat birahi
Mengurangi tingkat agresif saat birahi
Manfaat steril kucing betina:
Menurunkan risiko tumor kelenjar susu, tumor/kanker di ovarium dan rahim
Mencegah infeksi rahim/pyometra
Menghilangkan komplikasi saat hamil dan melahirkan
Manfaat steril kucing:
Mengurangi tingkat populasi kucing yang berlebihan
Mengurangi populasi kucing yang terlantar
Memperpanjang usia kucing
Comments